Nama : Noberta Nissa Edina Riyantono, S.Pd.
NIM : 2200103923157001
No
UKG : 201699802142
LPTK : Universitas Negeri Surabaya
Kelas : Bahasa Inggris A Kelompok 3
LK 3.1 Menyusun Best Practices
Menyusun Cerita
Praktik Baik (Best
Practice) Menggunakan Metode Star
(Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait
Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta didik Dalam Pembelajaran
|
Lokasi |
SMP Santa Ursula BSD |
|
Lingkup Pendidikan |
Sekolah
Menengah Pertama |
|
Tujuan yang ingin dicapai |
Meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi “Descriptive Text” dan “Time” dengan
menggunakan model problem based learning dan project based learning |
|
Penulis |
Noberta Nissa Edina R, S.Pd |
|
Tanggal |
Aksi 1: 8
Desember 2022 Aksi 2: 5
Januari 2023 |
|
Situasi: Kondisi yang menjadi latar
belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan,
apa yang menjadi
peran dan tanggungjawab
anda dalam praktik ini. |
Yang menjadi latar belakang masalah dari praktek pembelajaran ini yaitu: Metode/strategi/media pembelajaran yang digunakan guru
belum bervariasi. Kurangnya kemampuan
peserta didik dalam
memahami materi pembelajaran Bahasa Inggris. Masih ada peserta didik yang masih kurang percaya diri terhadap kemampuan
yang dimiliki. Praktek Pembelajaran
ini sangat penting
untuk dibagikan
karena: Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan karena permasalahan
yang
terjadi dan
saya
alami di lingkup
kelas atau sekolah saya mungkin juga terjadi kepada Bapak/Ibu guru lain di luar sana. Oleh karena itu, harapan saya selain ini menjadi motivasi dan solusi untuk saya pribadi, juga ingin membagikan praktik baik ini agar bisa dijadikan motivasi
juga referensi bagi rekan-rekan guru yang
mengalami hal
sama.
Sehingga memberikan
dampak positif atau
perubahan- perubahan/inovasi pada kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan ke depannya. |
|
|
Peran dan
tanggung jawab
saya dalam
praktik
ini yaitu sebagai seorang
guru pastilah bertanggung jawab untuk bisa melakukan kegiatan pembelajaran
secara efektif sehingga tujuan dari pembelajaran itu
sendiri juga hasil belajar
peserta
didik dapat tercapai sesuai
dengan
yang diharapkan. Adapun cara agar tujuan
tersebut tercapai yakni dengan
mengimplementasikan model pembelajaran
yang tepat dan inovatif sesuai dengan
indikator dan
tujuan pembelajaran, juga menggunakan metode pembelajaran
yang
variatif (tidak
hanya metode ceramah). |
|
Tantangan
: Apa saja yang menjadi
tantangan untuk mencapai
tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat, |
Berdasarkan penyebab dari permasalahan diatas tantangan yang dihadapi guru yaitu: 1. Penggunaan
metode dan model pembelajaran yang
inovatif dan tepat bagi peserta didik sesuai dengan materi yang akan dipelajari 2. Penyesuaian
jam mengajar dan jadwal PPL yang akan dilaksanakan 3. Penggunaan media pembelajaran yang menarik
dan mudah dipahami oleh peserta didik 4. Pengambilan
video pembelajaran pada aksi 1
dilakukan hanya dengan
1 kamera 5. Masih
ada peserta didik yang kurang aktif
dalam kegiatan diskusi karena peserta didik
yang dominan lebih pandai dan
pintar
yang banyak
menyelesaikan diskusi kelompok tersebut 6. Masih ada peserta didik yang belum percaya diri untuk
mempresentasikan hasil laporannya di depan kelas Berdasarkan
tantangan
tersebut di atas,
dapat disimpulkan
bahwa tantangan yang dihadapi guru terkait dengan kompetensinya yakni kemampuan
pedagogik
dan profesional
sedangkan dari peserta didik
yakni motivasi belajar. Yang terlibat dalam terlaksananya best practice ini antara
lain: 1. Guru yang menjadi fasilitator. 2. Peserta didik sebagai subjek
proses pembelajaran. 3. Dosen dan
guru pamong sebagai pembimbing pelaksanaan
pembelajaran. |
|
|
4. Rekan
sejawat yang telah
membantu dalam kelancaran proses pembelajaran. 5. Beberapa peserta didik sebagai juru kamera |
|
Aksi : Langkah-langkah
apa yang
dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya,
siapa saja yang
terlibat / Apa saja sumber daya atau
materi yang diperlukan
untuk melaksanakan strategi ini |
Langkah
langkah yang dilaksanakan untuk
menghadapi tantangan
yaitu : 1.
Penggunaan metode dan model pembelajaran Strategi yang dilakukan
guru yaitu memilih untuk
menggunakan model pembelajaran PBL dan PjBL sedangkan untuk
metodenya berupa
ceramah variasi,
diskusi kelompok dan
tanya jawab. Proses yang dilakukan yaitu dengan
memahami sintaks model apakah
sesuai
dengan indikator, tujuan pembelajaran,
juga
materi yang akan
dipelajari oleh
peserta didik. Sumber daya yang diperlukan yaitu guru
harus memahami sintaks model pembelajaran
PBL dan
PjBL dan
juga
memiliki pengetahuan tentang jenis-jenis metode yang
dipakai dalam pembelajaran. 2. Penyesuaian
jam mengajar dan jadwal PPL yang akan dilaksanakan Strategi yang dilakukan guru
dengan menggunakan
jadwal mengajar di kelas pada
jam terakhir agar tidak mengganggu jadwal
mata pelajaran yang lain. Proses yang dilakukan dengan
memberikan informasi kepada peserta didik
pada
pertemuan tersebut akan
dilakukan
pengambilan video
agar waktu
pengambilan
video tidak molor Sumber daya yang diperlukan
yaitu
kemampuan guru
untuk mengkondisikan
kelas agar
lebih kondusif dari biasanya. 3. Penggunaan media pembelajaran yang menarik
dan mudah dipahami oleh peserta didik Strategi yang dilakukan
guru yaitu memilih media pembelajaran yang mudah
dipahami peserta didik dengan
memanfaatkan
gambar
gambar, video
Youtube yang
sesuai dengan
cakupan materi yang ditayangkan
dalam bentuk slide Canva/powerpoint. |
|
|
Proses yang dilakukan yaitu
dengan mencari gambar atau video
yang relevan dengan materi yang akan
dipelajari oleh
peserta didik. Sumber daya yang diperlukan
yaitu
kemampuan guru dalam mengaitkan atau menghubungkan apakah
gambar atau
video tersebut sudah sesuai dengan
materinya. 4. Menumbuhkan
motivasi belajar
peserta didik Strategi yang dilakukan
guru yaitu dengan
melakukan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan
dan berpusat pada peserta didik. Dimana tahapan-tahapan
kegiatan tersebut telah disesuaikan dengan
sintaks model pembelajaran yang dipilih dan
dirancang oleh
guru dalam RPP. Proses yang dilakukan yaitu
merancang kegiatan pembelajaran
dalam RPP sesuai dengan
model pembelajaran yang terpilih. Sumber daya yang diperlukan
yaitu
kemampuan guru dalam merancang dan menyusun setiap kegiatan
pembelajaran yang menyenangkan
bagi peserta didik agar
lebih termotivasi dan
aktif
sehingga hasil belajarnya akan meningkat. |
|
Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana dampak
dari aksi
dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif?
Mengapa? Bagaimana respon
orang lain terkait dengan
strategi
yang dilakukan,
Apa yang
menjadi faktor keberhasilan atau
ketidakberhasilan
dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut |
Dampak dan
akibat dari aksi dan langkah langkah yang dilaksanakan
yaitu : 1. Penggunaan model pembelajaran PBL dan PjBL
dimana kegiatannya berpusat pada peserta didik, menjadikan
peserta didik
lebih aktif,
dapat berpikir analisis dan kreatif dibandingkan dengan
saat masih menggunakan model dan metode yang monoton.
Selain
itu,
karena pada saat pembelajaran peserta didik di bagi menjadi beberapa kelompok serta per kelompok menjawab
soal yang diberikan oleh
guru 2. Penggunaan media pembelajaran yang berbasis TPACK dalam bentuk video yang ditampilkan dalam slide Canva/powerpoint memudahkan peserta didik dalam mempelajari dan memahami materi, lebih bersemangat dan tidak cepat bosan. Sehingga keaktifan dan kemampuan berpikir analisis peserta didik dapat ditingkatkan.
Dalam proses pembelajaran yang berlangsung, dengan menggunakan strategi tersebut respon dari lingkungan sekitar yaitu dari peserta didik dan teman sejawat memberikan respon positif diantaranya sebagai berikut 1. Peserta didik merasa senang dengan proses pembelajaran yang berlangsung karena mereka dapat terlibat secara aktif dan kegiatannya menarik, menyenangkan, serta mudah dipahami. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan kegiatan refleksi saat kegiatan pembelajaran berlangsung. 2. Dari teman sejawat, secara keseluruhan sudah dapat mengkondisikan kelas dengan baik dan menjadikan peserta didik dapat terlibat secara aktif. 3. Faktor keberhasilan pembelajaran ini ditentukan dari penguasaan guru terhadap model dan metode pembelajaran, media pembelajaran dan langkah langkah pelaksanaan dalam rancangan RPP yang telah dibuat. 4. Pembelajaran yang bisa diambil dari proses dan kegiatan yang sudah dilakukan oleh guru yakni dapat menjadikan guru lebih kreatif dan inovatif dalam memilih dan menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan indikator materi pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik |
RENCANA TINDAK LANJUT
Curah
Gagasan
dan Pengalaman terkait penyusunan RTL!
1. Berdasarkan pengalaman Ibu/Bapak, apakah RTL itu? Perlukah kita menyusun RTL setelah mengikuti suatu
kegiatan/ diklat?
RTL adalah rencana tindak lanjut dari tindakan yang sudah dilaksanakan. Akan lebih baik jika RTL
disusun setelah mengikuti suatu kegiatan/diklat supaya mengetahui kelebihan dan
kekurangan serta memberikan
evaluasi dari proses pembelajaran yang sudah berlangsung.
2. Berdasarkan pengalaman Ibu/Bapak,
hambatan apa saja yang muncul saat menyusun
RTL?
Hambatan dalam menyusun RTL adalah terbatasnya jadwal pelaksanaan dan
jaringan internet yang terkadang tidak begitu
lancar.
3. Menurut analisis Ibu/Bapak, komponen apa saja yang perlu ada dalam menyusun suatu
RTL?
Komponen yang harus ada saat kompilasi RTL adalah nama kegiatan, waktu pelaksanaan,
lokasi,
objek/pihak yang terlibat.
4. Menurut Ibu/Bapak, apa kriteria RTL yang baik
dan efektif?
RTL yang baik dan efektif adalah sesuai dengan tujuan, tepat sasaran, memberikan hasil positif,
dan membawa perubahan
yang baik bagi tenaga pendidik, peserta didik,
dan sekolah.
LATAR BELAKANG
Rencana Tindak Lanjut ini dilakukan bertujuan untuk
meningkatkan kemampuan guru dalam
membangun dan membimbing kegiatan interaksi yang terjadi antar peserta didik sehingga mereka terbiasa untuk
memberikan pendapat dan
umpan balik dalam kegiatan pembelajaran
serta rencana tindak lanjut ini bertujuan untuk memberikan motivasi bagi guru agar selalu melakukan upgrade kompetensi
sehingga dapat mengimplementasikannya
dalam pembelajaran, guna bergotong royong
membangun kualitas pendidikan dan kualitas sumber
daya manusia.
Selain itu
Rencana Tindak Lanjut ini dibagikan bertujuan mengembangkan kemampuan diri
karena peran guru yang
sangat penting dalam meningkatkan pemahaman peserta didik yang akan berpengaruh pada hasil belajarnya. Sehingga praktik ini diharapkan
selain dapat
memotivasi diri juga diharapkan
dapat menjadi bahan
refrensi atau inspirasi bagi guru lain.
Kegiatan rencana tindak lanjut ini akan dilaksanakan setelah melakukan kegiatan pembelajaran
dan
melakukan refleksi pembelajaran, kegiatan ini akan dilaksanakan dengan melakukan
perncanaan kegiatan yang melibatkan Kepala sekolah, teman sejawat dan peserta didik. Setelah
melakukan tahapan perencanaan dengan
berkoordinasi dengan orang yang
terlibat akan dilaksanakan kegiatan
pembelajaran sesuai dengan acuan dari hasil refleksi pembelajaran sebelumnya.
TUJUAN
Setelah mengikuti workshop ini, peserta mampu :
- Menyusun RTL sesuai kondisi di lapangan
- Mewujudkan keterlaksanaan dari RTL yang disusun
- Mengidentifikasi hambatan yang akan muncul saat
pelaksanaan RTL
- Memecahkan/mengatasi hambatan yang akan muncul saat
pelaksanaan RTL
RTL-1
(Format
LK 3.2)
Nama : Noberta
Nissa
Edina
R Instansi : Universitas Negeri Surabaya
Prodi : Bahasa Inggris
|
Rencana kegiatan |
Waktu |
Tempat
kegiatan |
Pihak yang
terkait |
Keterangan |
|
RPP/
Modul
ajar |
|
|
||
|
Rabu, 4 Januari 2023 |
Ruang guru |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
|
|
Bahan ajar |
Rabu, 4 Januari 2023 |
Ruang guru |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
|
Media |
Rabu, 4 Januari 2023 |
Ruang guru |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
|
LKPD |
Rabu, 4 Januari 2023 |
Ruang guru |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
|
Instrumen |
Rabu, 4 Januari 2023 |
Ruang guru |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
RTL-2
(Format
LK 3.2)
Dalam rangka Diseminasi pembuatan dan edit video praktik pembelajaran inovatif, tentukan
urutan Rencana Kegiatan, Waktu dan Tempat kegiatan, serta Pihak yang Terkait. menggunakan
format berikut.
Nama : Noberta
Nissa
Edina
R Instansi : Universitas Negeri Surabaya
Prodi : Bahasa Inggris
|
Rencana kegiatan |
Waktu |
Tempat
kegiatan |
Pihak yang
terkait |
Keterangan |
|
Pembuatan skenario
video RPP 2 |
|
|
|
|
|
Senin, 9 Januari 2023 |
Ruang guru |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
|
|
Latihan buat video |
Selasa, 10 Januari 2023 |
Ruang guru |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
|
Rekaman video |
Rabu, 11 Januari 2023 |
Ruang kelas |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
|
Editing video |
Kamis, 12 Januari 2023 |
Rumah |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
|
Finalisasi
video |
Jumat,
13 Januari 2023 |
Rumah |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
RTL-3
(Format
LK 3.2)
Dalam rangka Diseminasi penyusunan best practice pembelajaran inovatif dengan
pendekatan
STAR, tentukan urutan Rencana Kegiatan, Waktu dan Tempat kegiatan, serta Pihak yang
Terkait dengan menggunakan format berikut.
|
Rencana kegiatan |
Waktu |
Tempat
kegiatan |
Pihak yang
terkait |
Keterangan |
|
Koordinasi persiapan Best Practice |
|
|
|
|
|
Senin,
16 Januari 2023 |
Ruang guru |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
|
|
Pelaksanaan Best Practice |
Selasa, 17 Januari 2023 |
Ruang guru |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
|
Pelaksanaan Best Practice |
Rabu, 18 Januari 2023 |
Ruang kelas |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
|
Analisis data |
Kamis, 19 Januari 2023 |
Ruang guru |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
|
Pembuatan Best practice |
Jumat, 20 Januari 2023 |
Ruang guru |
Teman sejawat |
Pukul 13.30 - selesai |
REFLEKSI
Pada keseluruhan rangkaian kegiatan
PPG, melalui kegiatan pendalaman materi dan perancangan
pembelajaran saya mendapatkan
banyak tambahan ilmu dan
pengetahuan
baru tentang materi yang harus saya kuasai mulai materi profesional maupun pedagogi . Selain itu, saya juga mempelajari cara menyusun perancangan pembelajaran yang menyesuaikan
dengan keterampilan pembelajaran abad 21, pembelajaran berbasis HOTS, pembelajaran yang
mendidik dengan pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) berbasis pemanfaatan teknologi.
Beberapa hambatan yang saya temui
saat pelaksanaan PPL 1-2 antara lain adalah sebagai berikut:
- Metode/strategi/media pembelajaran yang digunakan guru belum bervariasi.
- Kurangnya kemampuan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran Bahasa Inggris.
- Masih ada peserta didik yang masih kurang percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki.
Setelah menyelesaikan kegiatan pendalaman materi dan perancangan pembelajaran saya sangat termotivasi untuk memperbaiki pembelajaran saya mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaian yang saya sesuaikan dengan pengetahuan yang saya peroleh dari kegiatan setelah pendalaman materi dan perancangan pembelajaran ini termasuk memperhatikan arahan, kritik dan saran dari teman sejawat, sesama mahasiswa PPG, guru pamong serta dosen pembimbing untuk memperbaiki kinerja saya sebagai seorang guru.
1. Penggunaan model pembelajaran PBL dan PjBL dimana kegiatannya berpusat pada peserta didik, menjadikan peserta didik lebih aktif, dapat berpikir analisis dan kreatif dibandingkan dengan saat masih menggunakan model dan metode yang monoton. Selain itu, karena pada saat pembelajaran peserta didik di bagi menjadi beberapa kelompok serta per kelompok menjawab soal yang diberikan oleh guru.
2. Penggunaan media pembelajaran yang berbasis TPACK dalam bentuk video yang ditampilkan dalam slide Canva/powerpoint memudahkan peserta didik dalam mempelajari dan memahami materi, lebih bersemangat dan tidak cepat bosan. Sehingga keaktifan dan kemampuan berpikir analisis peserta didik dapat ditingkatkan.
Dalam proses pembelajaran yang berlangsung, dengan menggunakan strategi tersebut respon dari lingkungan sekitar yaitu dari peserta didik dan teman sejawat memberikan respon positif diantaranya sebagai berikut:
1. Peserta didik merasa senang dengan proses pembelajaran
yang berlangsung karena
mereka dapat terlibat secara aktif dan
kegiatannya menarik,
menyenangkan,
serta mudah dipahami. Hal tersebut dapat dibuktikan
dengan kegiatan
refleksi saat kegiatan pembelajaran berlangsung.
2. Dari teman
sejawat,
secara keseluruhan
sudah dapat mengkondisikan
kelas dengan
baik dan menjadikan peserta didik
dapat terlibat secara aktif.
3. Faktor keberhasilan
pembelajaran ini ditentukan
dari
penguasaan guru
terhadap model
dan metode pembelajaran, media pembelajaran dan langkah
langkah pelaksanaan dalam rancangan RPP yang telah
dibuat.
Pembelajaran yang bisa diambil dari proses dan kegiatan yang sudah dilakukan oleh guru yakni dapat menjadikan guru lebih kreatif dan inovatif dalam memilih dan menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan indikator materi pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran
dapat tercapai dengan baik.
PENGUATAN
Berdasarkan hasil evaluasi PPL aksi 1 – 2 dengan menggunakan model PBL (Problem Based Learning) dan PjBL (Project Based Learning) perlu dilakukan penguatan terhadap Rencana Tindak Lanjut (RTL):
1. Melanjutkan pelaksanaan strategi pembelajaran yang berhubungan dengan topik
pembelajaran
sesuai dengan karakteristik materi dan peserta didik.
2. Menyusun
modul pembelajaran
yang menyesuaikan
dengan keterampilan pembelajaran abad 21, pembelajaran
berbasis HOTS, pembelajaran yang mendidik dengan
pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK).
3. Setelah
menyelesaikan kegiatan ini, saya memeriksa kembali dokumen-dokumen perangkat pembelajaran yang telah dibuat. Kemudian
memperbaiki beberapa kekurangan dan kesalahan pada perangkat pembelajaran
dari beberapa masukan
yang
diberikan
oleh
dosen dan guru pamong
setelah dilakukan
beberapa kali refleksi aksi
PPL
1-2, terutama pada pembuatan LKPD, bahan ajar, serta penggunaan media
pembelajaran.
4. Mengadaptasi model-model, metode dan media pembelajaran yang inovatif sesuai karakteristik
materi dan peserta didik untuk
kemudian diterapkan atau
diimplementasikan di sekolah asal.
5. Melakukan diseminasi atau berbagi praktik baik pembelajaran dari hasil mengikuti
kegiatan
PPG
kepada rekan guru
di sekolah asal.
6. Lebih aktif mengikuti kegiatan seminar, workshop, webinar, pengembangan
keprofesionalan
berkelanjutan,
dan
kegiatan pengembangan yang relevan.
Demikianlah
Rencana Tindak
Lanjut yang akan saya lakukan
setelah mengikuti kegiatan
PPG Daljab kategori 1
gelombang 2 tahun 2022 di LPTK Universitas Negeri Surabaya ini.
Tangerang Selatan, Januari 2023
Penulis
Noberta Nissa Edina R.
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar