Rabu, 25 Januari 2023

Best Practice dan Rencana Tindak Lanjut PPG Daljab Kategori 1 Gelombang 2

 

Nama             : Noberta Nissa Edina Riyantono, S.Pd. NIM               : 2200103923157001

No UKG         : 201699802142

LPTK             : Universitas Negeri Surabaya

Kelas              : Bahasa Inggris A Kelompok 3

 

 

LK 3.1 Menyusun Best Practices

 

 

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star

(Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)

Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta didik Dalam Pembelajaran

 

 

Lokasi

SMP Santa Ursula BSD

Lingkup Pendidikan

Sekolah Menengah Pertama

Tujuan yang ingin dicapai

Meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi

Descriptive Text dan Time dengan menggunakan model

problem based learning dan project based learning

Penulis

Noberta Nissa Edina R, S.Pd

Tanggal

Aksi 1: 8 Desember 2022

Aksi 2: 5 Januari 2023

Situasi:

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggungjawab anda dalam praktik ini.

Yang menjadi latar belakang masalah dari praktek

pembelajaran ini yaitu:

   Metode/strategi/media pembelajaran yang digunakan guru belum bervariasi.

   Kurangnya    kemampuan    peserta    didik    dalam memahami materi pembelajaran Bahasa Inggris.

   Masih ada peserta didik yang masih kurang percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki.

 

 

Praktek Pembelajaran ini sangat penting untuk dibagikan karena:

Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan karena permasalahan yang terjadi dan saya alami di lingkup kelas atau sekolah saya mungkin juga terjadi kepada Bapak/Ibu guru lain di luar sana. Oleh karena itu, harapan saya selain ini menjadi motivasi dan solusi untuk saya pribadi, juga ingin membagikan praktik baik ini agar bisa dijadikan motivasi juga referensi bagi rekan-rekan guru yang mengalami hal sama. Sehingga memberikan dampak positif atau perubahan- perubahan/inovasi pada kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan ke depannya.


 

 

Peran  dan  tanggung  jawab  saya  dalam  praktik  ini  yaitu

sebagai seorang guru pastilah bertanggung jawab untuk bisa melakukan kegiatan pembelajaran secara efektif sehingga tujuan dari pembelajaran itu sendiri juga hasil belajar peserta  didik dapat  tercapai  sesuai  dengan  yang diharapkan.

 

 

Adapun cara agar tujuan tersebut tercapai yakni dengan mengimplementasikan model pembelajaran yang tepat dan inovatif sesuai dengan indikator dan tujuan pembelajaran, juga menggunakan metode pembelajaran yang variatif (tidak hanya metode ceramah).

Tantangan :

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat,

Berdasarkan penyebab dari permasalahan diatas tantangan

yang dihadapi guru yaitu:

1.   Penggunaan metode dan model pembelajaran yang inovatif dan tepat bagi peserta didik sesuai dengan materi yang akan dipelajari

2.   Penyesuaian jam mengajar dan jadwal PPL yang akan dilaksanakan

3.   Penggunaan media pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik

4.   Pengambilan video pembelajaran pada aksi 1 dilakukan hanya dengan 1 kamera

5.   Masih ada peserta didik yang kurang aktif dalam

kegiatan diskusi karena peserta didik yang dominan lebih pandai dan pintar yang banyak menyelesaikan diskusi kelompok tersebut

6.   Masih ada peserta didik yang belum percaya diri untuk mempresentasikan hasil laporannya di depan kelas

 

 

Berdasarkan tantangan tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa tantangan yang dihadapi guru terkait dengan kompetensinya yakni kemampuan pedagogik dan profesional sedangkan dari peserta didik yakni motivasi belajar.

 

 

Yang terlibat dalam terlaksananya best practice ini antara lain:

1. Guru yang menjadi fasilitator.

2. Peserta didik sebagai subjek proses pembelajaran.

3. Dosen dan guru pamong sebagai pembimbing pelaksanaan pembelajaran.


 

 

4. Rekan sejawat yang telah membantu dalam kelancaran

proses pembelajaran.

5. Beberapa peserta didik sebagai juru kamera

Aksi :

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini

Langkah langkah yang dilaksanakan   untuk menghadapi

tantangan yaitu :

1.   Penggunaan metode dan model pembelajaran

   Strategi yang dilakukan guru yaitu memilih untuk menggunakan model pembelajaran PBL dan PjBL sedangkan untuk metodenya berupa ceramah variasi, diskusi kelompok dan tanya jawab.

   Proses yang dilakukan yaitu dengan memahami sintaks model apakah sesuai dengan indikator, tujuan pembelajaran, juga materi yang akan dipelajari oleh peserta didik.

   Sumber daya yang diperlukan yaitu guru harus memahami sintaks model pembelajaran PBL dan PjBL dan juga memiliki pengetahuan tentang jenis-jenis metode yang dipakai dalam pembelajaran.

2.   Penyesuaian jam mengajar dan jadwal PPL yang akan dilaksanakan

   Strategi yang dilakukan guru dengan menggunakan jadwal mengajar di kelas pada jam terakhir agar tidak mengganggu jadwal mata pelajaran yang lain.

       Proses yang dilakukan dengan memberikan

informasi kepada peserta didik pada pertemuan tersebut akan dilakukan pengambilan video agar waktu pengambilan video tidak molor

   Sumber daya yang diperlukan yaitu kemampuan guru untuk mengkondisikan kelas agar lebih kondusif dari biasanya.

3.   Penggunaan media pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik

   Strategi yang dilakukan guru yaitu memilih media pembelajaran yang mudah dipahami peserta didik dengan memanfaatkan gambar gambar, video Youtube yang sesuai dengan cakupan materi yang ditayangkan dalam bentuk slide Canva/powerpoint.


 

 

       Proses yang dilakukan yaitu dengan mencari

gambar atau video yang relevan dengan

materi yang akan dipelajari oleh peserta didik.

   Sumber daya yang diperlukan yaitu kemampuan guru dalam mengaitkan atau menghubungkan apakah gambar atau video tersebut sudah sesuai dengan materinya.

 

 

4.   Menumbuhkan motivasi belajar peserta didik

   Strategi yang dilakukan guru yaitu dengan melakukan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada peserta didik. Dimana tahapan-tahapan kegiatan tersebut telah disesuaikan dengan sintaks model pembelajaran yang dipilih dan dirancang oleh guru dalam RPP.

       Proses yang dilakukan yaitu merancang

kegiatan pembelajaran dalam RPP sesuai dengan model pembelajaran yang terpilih.

   Sumber daya yang diperlukan yaitu kemampuan guru dalam merancang dan menyusun setiap kegiatan pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik agar lebih termotivasi dan aktif sehingga hasil belajarnya akan meningkat.

Refleksi Hasil dan dampak

Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut

Dampak dan akibat dari aksi dan langkah langkah yang

dilaksanakan  yaitu :

 

1.   Penggunaan model pembelajaran PBL dan PjBL dimana kegiatannya berpusat pada peserta didik, menjadikan peserta didik lebih aktif, dapat berpikir analisis dan kreatif dibandingkan dengan saat masih menggunakan model dan metode yang monoton. Selain itu, karena pada saat pembelajaran peserta didik di bagi menjadi beberapa kelompok serta per kelompok menjawab soal yang diberikan oleh guru

2.   Penggunaan media pembelajaran yang berbasis TPACK dalam bentuk video yang ditampilkan dalam slide Canva/powerpoint memudahkan peserta didik dalam mempelajari dan memahami materi, lebih bersemangat dan tidak cepat bosan. Sehinggkeaktifan dan kemampuan berpikir analisis peserta didik dapat ditingkatkan.

 

 Dalam proses pembelajaran yang berlangsung, dengan menggunakan strategi tersebut respon dari lingkungan sekitar yaitu dari peserta didik dan teman sejawat memberikan respon positif diantaranya sebagai berikut

1. Peserta didik merasa senang dengan proses pembelajaran yang berlangsung karena mereka dapat terlibat secara aktif dan kegiatannya menarik, menyenangkan, serta mudah dipahami. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan kegiatan refleksi saat kegiatan pembelajaran berlangsung.

2. Dari teman sejawat, secara keseluruhan sudah dapat mengkondisikan kelas dengan baik dan menjadikan peserta didik dapat terlibat secara aktif.

3. Faktor keberhasilan pembelajaran ini ditentukan dari penguasaan guru terhadap model dan metode pembelajaran, media pembelajaran dan langkah langkah pelaksanaan dalam rancangan RPP yang telah dibuat.

4. Pembelajaran yang bisa diambil dari proses dan kegiatan yang sudah dilakukan oleh guru yakni dapat menjadikan guru lebih kreatif dan inovatif dalam memilih dan menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan indikator materi pembelajarasehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik



Dokumentasi Rencana Aksi 1 dan 2






RENCANA TINDAK LANJUT

 

Curah Gagasan dan Pengalaman terkait penyusunan RTL!

 

1. Berdasarkan pengalaman Ibu/Bapak, apakah RTL itu? Perlukah kita menyusun RTL setelah mengikuti suatu kegiatan/ diklat?

RTL adalah rencana tindak lanjut dari tindakan yang sudah dilaksanakan. Akan lebih baik jika RTL disusun setelah mengikuti suatu kegiatan/diklat supaya mengetahui kelebihan dan kekurangan serta memberikan evaluasi dari proses pembelajaran yang sudah berlangsung.

 

2. Berdasarkan pengalaman Ibu/Bapak, hambatan apa saja yang muncul saat menyusun RTL? Hambatan dalam menyusun RTL adalah terbatasnya jadwal pelaksanaan dan jaringan internet yang terkadang tidak begitu lancar.

 

3. Menurut analisis Ibu/Bapak, komponen apa saja yang perlu ada dalam menyusun suatu

RTL?

Komponen yang harus ada saat kompilasi RTL adalah nama kegiatan, waktu pelaksanaan, lokasi, objek/pihak yang terlibat.

 

4. Menurut Ibu/Bapak, apa kriteria RTL yang baik dan efektif?

RTL yang baik dan efektif adalah sesuai dengan tujuan, tepat sasaran, memberikan hasil positif, dan membawa perubahan yang baik bagi tenaga pendidik, peserta didik, dan sekolah.

 

LATAR BELAKANG

 

Rencana Tindak Lanjut ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam membangun dan membimbing kegiatan interaksi yang terjadi antar peserta didik sehingga mereka terbiasa untuk memberikan pendapat dan umpan balik dalam kegiatan pembelajaran serta rencana tindak lanjut ini bertujuan untuk memberikan motivasi bagi guru agar selalu melakukan upgrade kompetensi sehingga dapat mengimplementasikannya dalam pembelajaran, guna bergotong royong membangun kualitas pendidikan dan kualitas sumber daya manusia.

 

Selain itu Rencana Tindak Lanjut ini dibagikan bertujuan mengembangkan kemampuan diri karena peran guru yang sangat penting dalam meningkatkan pemahaman peserta didik yang akan berpengaruh pada hasil belajarnya. Sehingga praktik ini diharapkan selain dapat memotivasi diri juga diharapkan dapat menjadi bahan refrensi atau inspirasi bagi guru lain.

 

Kegiatan rencana tindak lanjut ini akan dilaksanakan setelah melakukan kegiatan pembelajaran dan melakukan refleksi pembelajaran, kegiatan ini akan dilaksanakan dengan melakukan perncanaan kegiatan yang melibatkan Kepala sekolah, teman sejawat dan peserta didik. Setelah melakukan tahapan perencanaan dengan berkoordinasi dengan orang yang terlibat akan dilaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan acuan dari hasil refleksi pembelajaran sebelumnya.

 

TUJUAN

 

Setelah mengikuti workshop ini, peserta mampu :

  1. Menyusun RTL sesuai kondisi di lapangan
  2. Mewujudkan keterlaksanaan dari RTL yang disusun
  3. Mengidentifikasi hambatan yang akan muncul saat pelaksanaan RTL
  4. Memecahkan/mengatasi hambatan yang akan muncul saat pelaksanaan RTL

RTL-1 (Format LK 3.2)

Nama             : Noberta Nissa Edina R Instansi          : Universitas Negeri Surabaya Prodi              : Bahasa Inggris

 

Rencana kegiatan

 

Waktu

Tempat kegiatan

Pihak yang terkait

 

Keterangan

 

RPP/    Modul ajar

 

 

Rabu, 4

Januari 2023

Ruang guru

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

Bahan ajar

Rabu, 4

Januari 2023

Ruang guru

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

Media

Rabu, 4

Januari 2023

Ruang guru

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

LKPD

Rabu, 4

Januari 2023

Ruang guru

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

Instrumen

Rabu, 4

Januari 2023

Ruang guru

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

 

RTL-2 (Format LK 3.2)

Dalam rangka Diseminasi pembuatan dan edit video praktik  pembelajaran inovatif, tentukan urutan Rencana Kegiatan, Waktu dan Tempat kegiatan, serta Pihak yang Terkait. menggunakan format berikut.

 

Nama             : Noberta Nissa Edina R Instansi          : Universitas Negeri Surabaya Prodi              : Bahasa Inggris

 

Rencana kegiatan

 

Waktu

Tempat kegiatan

Pihak yang terkait

 

Keterangan

 

Pembuatan skenario video RPP 2

 

 

 

 

Senin, 9

Januari 2023

Ruang guru

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

Latihan  buat video

Selasa, 10

Januari 2023

Ruang guru

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

Rekaman video

Rabu, 11

Januari 2023

Ruang kelas

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

Editing video

Kamis, 12

Januari 2023

Rumah

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

Finalisasi video

Jumat, 13

Januari 2023

Rumah

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai


RTL-3 (Format LK 3.2)

Dalam rangka Diseminasi penyusunan best practice pembelajaran inovatif dengan pendekatan

STAR, tentukan urutan Rencana Kegiatan, Waktu dan Tempat kegiatan, serta Pihak yang

Terkait dengan menggunakan format berikut.

 

 

Rencana kegiatan

 

Waktu

Tempat kegiatan

Pihak yang terkait

 

Keterangan

 

Koordinasi persiapan Best Practice

 

 

 

 

Senin,         16

Januari 2023

Ruang guru

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

Pelaksanaan

Best Practice

Selasa,        17

Januari 2023

Ruang guru

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

Pelaksanaan

Best Practice

Rabu,          18

Januari 2023

Ruang kelas

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

Analisis data

Kamis,        19

Januari 2023

Ruang guru

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

Pembuatan

Best practice

Jumat,         20

Januari 2023

Ruang guru

Teman sejawat

Pukul 13.30 - selesai

 

REFLEKSI

 

Pada keseluruhan rangkaian kegiatan PPG, melalui kegiatan pendalaman materi dan perancangan pembelajaran saya mendapatkan banyak tambahan ilmu dan pengetahuan baru tentang materi yang harus saya kuasai mulai materi profesional maupun pedagogi . Selain itu, saya juga mempelajari cara menyusun perancangan pembelajaran yang menyesuaikan dengan keterampilan pembelajaran abad 21, pembelajaran berbasis HOTS, pembelajaran yang mendidik dengan pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) berbasis pemanfaatan teknologi.

 

Beberapa hambatan yang saya temui saat pelaksanaan PPL 1-2 antara lain adalah sebagai berikut:

  • Metode/strategi/media pembelajaran yang digunakan guru belum bervariasi.
  • Kurangnya    kemampuan    peserta    didik    dalam memahami materi pembelajaran BahasInggris.
  • Masih ada peserta didik yang masih kurang percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki.

Setelah menyelesaikan kegiatan pendalaman materi dan perancangan pembelajaran saya sangat termotivasi untuk memperbaiki pembelajaran saya mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaian yang saya sesuaikan dengan pengetahuan yang saya peroleh dari kegiatan setelah pendalaman materi dan perancangan pembelajaran ini termasuk memperhatikan arahan, kritik dan saran dari teman sejawat, sesama mahasiswa PPG, guru pamong serta dosen pembimbing untuk memperbaiki kinerja saya sebagai seorang guru.

1.     Penggunaan model pembelajaran PBL dan PjBL dimana kegiatannya berpusat pada peserta didik, menjadikan peserta didik lebih aktif, dapat berpikir analisis dan kreatif dibandingkan dengan saat masih menggunakan model dan metode yang monoton. Selain itu, karena pada saat pembelajaran peserta didik di bagi menjadi beberapa kelompok serta per kelompok menjawab soal yang diberikan oleh guru.

2.     Penggunaan media pembelajaran yang berbasis TPACK dalam bentuk video yang ditampilkan dalam slide Canva/powerpoint memudahkan peserta didik dalam mempelajari dan memahami materi, lebih bersemangat dan tidak cepat bosan. Sehingga keaktifan dan kemampuan berpikir analisis peserta didik dapat ditingkatkan.

Dalam proses pembelajaran yang berlangsung, dengan menggunakan strategi tersebut respon dari lingkungan sekitar yaitu dari peserta didik dan teman sejawat memberikan respon positif diantaranya sebagai berikut:

1.   Peserta didik merasa senang dengan proses pembelajaran yang berlangsung karena mereka dapat terlibat secara aktif dan kegiatannya menarik, menyenangkan, serta mudah dipahami. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan kegiatan refleksi saat kegiatan pembelajaran berlangsung.

2.   Dari teman sejawat, secara keseluruhan sudah dapat mengkondisikan kelas dengan baik dan menjadikan peserta didik dapat terlibat secara aktif.

3.   Faktor keberhasilan pembelajaran ini ditentukan dari penguasaan guru terhadap model

dan metode pembelajaran, media pembelajaran dan langkah langkah pelaksanaan dalam rancangan RPP yang telah dibuat.

 

Pembelajaran yang bisa diambil dari proses dan kegiatan yang sudah dilakukan oleh guru yakni dapat menjadikan guru lebih kreatif dan inovatif dalam memilih dan menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan indikator materi pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.


PENGUATAN

 

Berdasarkan hasil evaluasi PPL aksi 1 2 dengan menggunakan model PBL (Problem Based Learning) dan PjBL (Project Based Learning) perlu dilakukan penguatan terhadap Rencana Tindak Lanjut (RTL):

1. Melanjutkan pelaksanaan strategi pembelajaran yang berhubungan dengan topik pembelajaran sesuai dengan karakteristik materi dan peserta didik.

2. Menyusun  modul  pembelajaran  yang  menyesuaikan  dengan  keterampilan pembelajaran abad 21, pembelajaran berbasis HOTS, pembelajaran yang mendidik dengan pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK).

3. Setelah menyelesaikan kegiatan ini, saya memeriksa kembali dokumen-dokumen perangkat pembelajaran yang telah dibuat. Kemudian memperbaiki beberapa kekurangan dan kesalahan pada perangkat pembelajaran dari beberapa masukan yang diberikan oleh dosen dan guru pamong setelah dilakukan beberapa kali refleksi aksi PPL 1-2, terutama pada pembuatan LKPD, bahan ajar, serta penggunaan media pembelajaran.

4.   Mengadaptasi model-model, metode dan media pembelajaran yang inovatif sesuai karakteristik materi dan peserta didik untuk kemudian diterapkan atau diimplementasikan di sekolah asal.

5.   Melakukan diseminasi atau berbagi praktik baik pembelajaran dari hasil mengikuti

kegiatan PPG kepada rekan guru di sekolah asal.

6. Lebih aktif mengikuti kegiatan seminar, workshop, webinar, pengembangan keprofesionalan berkelanjutan, dan kegiatan pengembangan yang relevan.

 

 

Demikianlah Rencana Tindak Lanjut yang akan saya lakukan setelah mengikuti kegiatan PPG Daljab kategori 1 gelombang 2 tahun 2022 di LPTK Universitas Negeri Surabaya ini.

 

Tangerang Selatan, Januari 2023

Penulis

 

 

 

 

Noberta Nissa Edina R.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar